Thursday, September 25, 2014

Out of The Box

Out of The Box bisa jadi "Jangan mau yang biasa-biasa saja"

Dulu nih berpikir di luar kotak (out of the box) pertama kali diperkenalkan oleh saya. "&# dienkkk..plaak#%!! Yang bener mas!!!! hehehe...eh salah ya :) yang bener ditemukan oleh seorang matematikawan dari Inggris bernama Henry Ernest Dudeney lewat sebuah teka teki yang konon ia ciptakan sendiri. Dan ada lagi seorang bernama Edward de Bono yang mengartikan cara berpikir di luar kotak sebagai cara berpikir lateral. Berpikir lateral adalah cara berpikir yang berusaha mencari solusi untuk masalah terselesaikan melalui metode yang tidak umum, atau sebuah cara yang biasanya akan diabaikan oleh pemikiran logis.

Di sisi lain, berpikir lateral menunjukkan bahwa pemecah masalah dengan cara mengeksplorasi berbagai pendekatan solusi yang menantang, bukan sekedar menerima solusi umum yang tampaknya paling potensial. Masih kurang dia menambahkan lagi dan Ia berkata “Seseorang tidak dapat menggali lubang di tempat yang berbeda dengan menggali lebih dalam lubang yang sama.” yang artinya bahwa seseorang tidak akan menemukan hal yang baru, hal yang tidak pernah ditemui dan dialami sebelumnya jika masih berada pada cara pemikiran yang sama. 


Seseorang harus berani mengambil keputusan untuk keluar dari ‘kotak’ tersebut, zona aman yang dimiliki, maka barulah hal-hal baru, inovasi, pengalaman, dan keberhasilan baru yang tidak terbayangkan bisa menghampiri diri seseorang.

Teruuus gimana ya caranya untuk bisa berpikir di luar kotak. berpikir di luar kotak haruslah berani mendobrak kebiasaan, berpikir secara ganjil, bahkan melanggar dogma kadang-kadang. Namun akhirnya malah menemukan suatu hal yang baru dan berbeda dari apa yang pernah dialami dan diterima orang kebanyakan, melihat adanya peluang di luar sana untuk menemukan suatu terobosan baru yang bisa dimanfaatkan, di olah dan di inovasi lagi.


Maka itu jangan mau jadi biasa-biasa saja, apalagi menurut saya seorang desainer grafis sudah selayaknya sesering mungkin berpikir "Out of The Box" untuk menemukan ide-ide briliant itu, tanpa berpikir secara "Out of The Box" maka akan menuai kata-kata yang sering muncul menvonis karya kita, yaitu kalimat "aaaah itu biasa aja"!!! seseorang ingin bisa melihat dan berpikir di luar kebiasaan dan kerangka masalah yang ada, beranikan diri untuk keluar kotak.

Orang-orang yang berpikir di dalam kotak adalah orang-orang yang tidak pernah mau menerima ide-ide yang bermunculan di sekitarnya. Mereka selalu memandang ide-ide tersebut tidak akan bekerja. Tapi jika seorang yang mau untuk berpikir di luar kotak juga harus memiliki kerendahan hati untuk membuka dirinya, mau menerima pendapat dan ide-ide dari orang lain, kemudian mengolah nya dengan cara-cara di luar kerangka berpikir yang pada umumnya. Itu baru sempurna.

Misalnya aja kalau bikin desain apapun itu (kaos, buku, merchandise,etc) yang berhubungan dengan kantor yang berbau Departemen atau sebuah Instansi Pemerintah maka desainnya gak bisa diapa-apain lagi kecuali Logo atau lambang instansi tersebut di tempel disitu dan selesai dah itu desain. hehehehe.... :)). Pokonya desainnya formal, titik!!!

Coba kalau Out of The Box yaa?? Bisa jadi loh, tapi sayangnya itu langka banget, kecuali kalau kita mencoba membuka pikiran mereka dan mereka mau menerima, bisa klop deh. Semoga.
 

Logo

Bicara logo mungkin kita bisa cari di link yang tersebar di internet, apa itu logo dan ulasan yang komplit mengenai logo, jadi kalau saya jelasin apa itu logo ntar malah saingan ama pakar desain grafis ataupun praktisi yang ahli dibidang per-logo-an ini. yeeaaaahhh...jadi saya gak perlu jelasin apa itu logo ya.

Jadi langsung aja, logo kan sering disebut identitas secara visual, jadi saya bayanginya seumpama ada pemulung mau minta dibikinin logo ya visualnya bisa jadi gancu yang biasa buat nyatokin plastik aqua dan sebagainya. :) ngawuuuur!!!

Lah kan Logo itu penggambaran identitas visual secara sederhana toh. Benar atau benar??? Benar ae wes!!! jadi salah klu saya buat logo pemulung trus dibuatin gambar visualnya gancu.
Salahnya dimana coba?? Gak salah sih mas, cuma ya jangan contohinya buatin logo pemulung duonk??? xixixiixiii....

Tapi inget lo, Logo itu bukan Brand apalagi Branding, beda lo mereka bertiga nih. Disadur dari para suhu desain grafis Logo itu merupakan wajah dari anda, saya, dia, kita, halaaah.
Logo adalah sebuah wajah, sehingga secara visual akan gampang dibedakan.

Nah trus Brand itu adalah sebuah nama,simbol, design, ataupun kombinasi dari semuanya yang dipakai untuk mengidetifikasikan sesuatu (produk, tempat, orang, perusahaan, negara, organisasi, dan sebagainnya). Artinya, sesuatu boleh disebut Brand jika bisa mengidetifikasikan sesuatu.

kalau ulasan mengenai Brand dan Branding kita bisa dapatkan penjelasan komplet mengenai Brand dari pakarnya juga, ada buku yang menjelaskan apa itu Brand, yaitu bukunya Mas Irvan Permana yang berjudul "Brand is Like a Donat".
Mas Irvan Permana ini seorang Brand Consultant yang tahu seluk beluk masalah Brand. Dari judulnya aja buku ini bakal asyik dan enak dibaca, jelasinnya aja pake bahasa yang renyah gak berat tapi berisi juga full color habis pokoknya.

Dari buku ini kita bisa tahu apa sih itu Brand, apa sih itu Branding dan bagaimana seorang desainer akan bersenggolan dengan dunia Brand, dan masih banyak lagi.
bukan promosi loh, tapi bagi desainer grafis yang pingin tahu sejelas-jelasnya mengenai Brand saya anjurkan sih beli buku ini, apalagi kalau sering dapetin job bikin desain Logo atau desain lainnya yang berkenaan dengan urusan Brand.

Bagaimanapun jika kita mengerti secara lebih gamblang mengenai Brand dan Branding, maka nantinya bakal membantu memudahkan kita dalam menangani berbagai kasus pekerjaan yang kita dapatkan.

Aneh memang, dah jodoh kali bakal ketemu buku ini, buku ini di toko buku Gramedia tempatnya aja di area rak buku-buku bisnis, bukan di area rak buku-buku mengenai desain, padahal gak sengaja masuk area buku-buku bisnis kok ketemu buku bagus ini. Harusnya kan di area buku desain juga ditaruh buku ini, kan desainer juga perlu ilmu mengenai Brand ini secara lebih jelas. Tapi yang penting saya bersyukur ketemu buku ini, jadi tambah lagi ilmu mengenai Brand dan Branding.

Balik lagi. Jadi jelas ya logo bukan brand. Tapi keduanya merupakan elemen yang saling melengkapi. Logo gak ada brand, ya hanya jadi gambar atau visual doank. Brand tanpa Logo juga hanya akan menjadi mitos (kata suhu desain sih gitu). Makanya  disini nge-Branding itu penting karena punya peran jadiin Logo ama Brand itu jadi sesuatu yang berharga ataupun sebuah aset.

Bicara Logo, ini ada Logo "Anugrah Samudra Shipping" dan saya singkat aja ASS biar gampang. Sasaran Logo jelas mengartikulasikan "Perusahaan siapa" dan " apa yang dikerjakan".Lihat lagi diatas,Tampilan Logo ASS telah mempresentesikan kemana arah bisnis dari perusahaan ini, yaitu Shipping Lines. 

Membentuk dan mencitrakan diri sebagai perusahaan yang bergerak didunia perkapalan dengan reputasi yang baik. Logo ini telah dianalisa secara seksama loh (halaaaah gaya...!!) untuk mendapatkan kekuatan pasar mereka dan dari sifat ataupun energy positif yang terkandung didalam Logo ASS dapat ditransfer tidak hanya untuk satu individu perusahaan tetapi juga ke semua segmen yang ada didalam maupun diluar perusahaan ASS.

Wuiiihhh...terkesan serius banget nih gw disini. :)

Logo itu harus bisa jadi jembatan dunia, atau bagi perusahaan didunia ini tidak ada " orang asing," yang ada hanya orang-orang yang berkomunikasi dalam bahasa yang asing, iya kan? Karena orang Tibet, Rusia, Yaman, kalau lihat mobil ada Logo BMW gak mungkin mereka nyebutnya beda, pastinya mereka akan nyebutnya sama kalau itu mobil BMW kan, bukan mobil merk Timor, Tata atau Toyota.

Jadi Logo ASS ini memang dirancang untuk mudah dipahami kemana arah komunikasinya. Sistem dari hubungan tatanama Anugrah Samudra Shipping telah digambarkan pada tempatnya dan diexplore secara visual untuk mendapatkan identitas perusahaan yang sesungguhnya, dan logo ini diciptakan untuk dilihat, dirasakan, dipahami, dikomunikasikan dan juga dapat diaplikasikan

secara global atau mendunia. Haiyaaaaaa...Power Pul. :)
Dan dibawah ini gambar dari beberapa tahapan proses pembuatan Logo-nya yaa... 




MasterPiece

MasterPiece..??? wuiiih mau saingan ama Mozart, Van gogh, Henri de toulouse, atau Pablo Picasso nih pake MasterPiece-MasterPiece-san segala.

Hehehe...bolehlah, biar ketahuan kalau itu adalah hasil kreatif gitu loh, bukankah yang berbau MasterPiece itu pasti hasil dari penciptaan ataupun ide yang briliant toh hingga jadi monumental.

Ya anggap aja kita juga bisa bikin karya master piece biarpun nama kita itu gak sehebat Pablo Picasso atau se-melegenda Van Gogh. laaah Pablooo?? Sampeyan disejajarin sama mereka-mereka mas, ya jauuuh mas, jauhnya bagaikan Jakarta - Somali. hehehehe...iyeeeee deh. :(

“Masterpiece”dalam bahasa Inggris berarti karya agung atau pencapaian besar. Pertanyaanya?? Karya agung buat siapa dan pencapaian besarnya buat siapa?

Tentunya buat kita seorang desainer grafis karya agung itu karena dari hasil pemikiran yang benar-benar murni dari ide kreatifitas kita sendiri dan juga melalui tahapan yang tidak bisa kita anggap sepele.

Dan jika pencapaian besarnya buat siapa, tentu saja karya yang kita hasilkan itu dapat dinikmati oleh banyak orang, tepat sasaran, dapat mengkomunikasikan dan sesuai dengan harapan terbesar yang dimaui oleh klien

Dan menurut saya jika ada kepuasan untuk diri sendiri itu jika apa yang telah kita ciptakan telah melalui perjalanan mengkonsepsi dasar dari sebuah karya, tahapan pencarian ide, kemudian mengolahnya dan menjadikannya sesuatu yang bisa dilihat dan diraba dengan perasaan hingga berhasil menjadi bentuk nyata.

Meskipun tidak ada sebuah karya yang 100% dilihat oleh semua mahluk hidup didunia dikarenakan daerah kutub selatan dan utara sana hanya ada beruang kutub yang belum bisa menterjemahkan arti sebuah gambar dan desain yang kita buat, bukan salah beruang kutub kalau tak dapat menetapkan bahwa ada sebuah karya desain didepannya yang dibuat oleh manusia itu indah atau tidak, tepat sasaran atau tidak, karena tentu saja tak ada pak bu guru atau pak bu dosen yang mau memberi pelajaran membaca atau menulis serta wawasan mngenai seni pada beruang kutub itu dan haiyaaaa...STOP kang..!!!

Yah  intinya seperti itulah masterpiece buat saya mah. Mosi mosi. :)

Tuesday, September 23, 2014

Baru Di Reparasi Blog-nya

Sabar ya, baru di obrak-abrik dulu blognya biar enak.
Gak lama ntar dah baik lagii dengan wajah barunya. :D

Saturday, September 20, 2014

Just Do It

Just Do It

Just Do It, jadi bayangin Michael Jordan melayang trus masukin bola basket ke keranjang. :)

Tapi emang bener sih, lakukan aja selama itu membuatmu bahagia, senang, gembira, sumringah, happy.... mas mas udah udah yaa, sama aja itu semua namanya artinya sama "bahagia."


Just Do It

Just Do It Just Do It, jadi bayangin Michael Jordan melayang trus masukin bola basket ke keranjang. :)Tapi emang bener sih, lakukan aja selama itu membuatmu bahagia, senang, gembira, sumringah, happy..

Out of The Box

Out of The Box bisa jadi "Jangan mau yang biasa-biasa saja" Dulu nih berpikir di luar kotak (out of the box) pertama kali diperkenalkan oleh saya. "&# dienkkk..plaak#%!! Yang bener mas!!!! hehehe...eh salah ya :)..

 

© 2013 sopokudesign.blogspot.com. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top